Bipartit Siperkasa dengan Direksi sebagai tindak lanjut perundingan

bipartitSIPERKASA NEWS. Perundingan kedua yang berlangsung pada 23-25 Januari 2017 mengalami kebuntuan lagi, yakni perihal kenaikan gaji yang belum deal oleh tim manajemen maka point-point lain yang sudah disepakati jadi pending kembali. Dan tim Siperkasa akan minta bertemu dengan Direksi selanjutnya di Jakarta untuk meminta penjelasan mengapa hal yang menyangkut kesejahteraan sulit sekali diterima.

Jum’at (17/2) terlaksanalah bipartit Siperkasa bersama Direksi untuk mendiskusikan terkait progress PKB, 17 items yang menjadi komitmen Direksi (lihat Komitmen Direksi jilid II, Aksi Pita Hitam ditunda), penjelasan mengenai GSE, issue seluruh warehouse akan diambil AP2, perlakuan terhadap mantan pejabat, kondisi cabang GP.

Setelah diskusi panjang lebar mengenai hal tersebut dan negosiasi kenaikan gaji, semula Siperkasa meminta kenaikan gaji 8 % dengan alasan perusahaan telah berlaku tidak adil dengan pengadaan GSE sewa  yang menjadi kasus ototrans ke-2 dan akhirnya berdampak kepada sulitnya meningkatkan kesejahteraan pegawai, akhirnya dengan melihat kondisi realita keuangan perusahaan saat ini akhirnya menerima kenaikan sebesar 6% dengan menawar agar tunjangan cuti dinaikkan menjadi 75% yang semula 50%. Namun Direksi tidak dapat langsung menyetujuinya dan akan dilihat sebulan kemudian dan akan memberitahukan Siperkasa setelah dikaji kemampuan perusahaan.

Siperkasa mememandang bahwa pengadaan GSE sewa selama ini sudah melampaui batas kewajaran baik dari sisi kemampuan perusahaan, investasi alat perusahaan dan kebutuhan operasional, untuk itu Siperkasa akan terus mengawasi perkembangan dampak-dampak akibat pengadaan tersebut. Namun di sisi lain Siperkasa juga memperhatikan kelangsungan hidup perusahaan dengan tidak memaksakan kehendak dalam menaikkan kesejahteraan karyawan. Meskipun kenaikan 6% adalah lebih baik dari yang ada di PKB yakni kenaikan dengan penyesuaian inflasi 3,5% namun  akan dievaluasi kembali seiring dengan kondisi keuangan perusahaan bila sudah membaik.

This entry was posted in Info Siperkasa. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *